Sabtu, 10 Mei 2008

DELAPAN CARA AYAH DUKUNG ASI EKSKLUSIF

Banyak yang bisa para ayah lakukan untuk membantu keberhasilan para ibu menyusui bayinya secara eksklusif, antara lain :

Pastikan Bayi Bersama Ibunya Selam Satu Jam Pertama Setelah Persalinan.
Dalam rentang waktu satu jam pertama setelah lahir bayi akan menunjukkan gerak refleks mencari payudara dan puting ibu, dan refleks mengisap. Refleks ini sangat penting untuk memastikan bayi mendapatkan kolostrum sedini mungkin dan merangsang keluarnya ASI. Ayah perlu berkoordinasi dengan pertugas kesehatan agar bayi diberi kesempatan melakukan kontak kulit-ke-kulit selama 1 jam pertama setelah lahir.

Sering-Sering Menggendong Bayi di Depan Ibunya.
Denise Parker, IBCLC -konsultan laktasi yang juga koordinator humas The Lactation Institute and Breastfeeding Clinic di Encino, California, AS- dalam Dad and the Breastfeed Baby mengatakan, bayi-bayi baru lahir itu lapar sentuhan manusia. Mereka senang didekap dekat degup jantung, merasakan permukaan kulit dan membaui tubuh orang tuanya, mendengar suara orang tuanya, serta merasakan gerakan dan aktifitas tubuh manusia.

Segeralah Belajar Memandikan dan Menggantikan Popok Bayi.
Jika ayah belum bisa memandikan dan mengganti popok bayi, mintalah izin agar bisa mengamati perawat melakukannya.

Dorong Ibu Mengikuti Bimbingan Menyusui di Fasilitas Persalinan.
Biasanya, 1-2 hari setelah melahirkan ibu akan diminta mengikuti bimbingan menyusui yang diberikan petugas kesehatan. Ayah bisa mendorong ibu agar tidak melewatkan kesempatan ini.

Aktiflah Bertanya Kepada Konselor atau Konsultan Menyusui.
Difasilitas persalinan tentang masalah-masalah menyusui yang paling umun terjadi, dan cara mencegahnya. Penelitian oleh para pakar dari Depertemen Ilmu Kesehatan Anak, Universitas Federico II, Napoli-Itali menyimpulkan, mengajarkan para ayah cara mencegah dan mengatasi kesulitan-kesulitan yang paling lazim dalam menyusui, berhubungan dengan lebih tingginya tingkat keberhasilan menyusui 6 bulan penuh.

Bersahalah Terlibat dalam Berbagai Upaya Untuk Memnuhi Kebutuhan Bayi.
Menurut Denise, bayi memiliki banyak kebutuhan. Perlu makan, kontak fisik dengan manusia lain, dibuat nyaman , dijaga agar selalu kering dan bersih, dan perlu dikenalkan dengan dunia yang begitu besar , luas seta menakjubkan. Ayah dapat berpartisipasi dalam semua kegiatan tersebut sambil melindungi kegiatan menyusui.
Menyaksikan ayah dan bayi tertidur bersamakan menimbulkan emosi positif dalam diri ibu menyusui, dan membantu meningkatkan hormone oksitosin (hormon yang mengalirkan ASI).

Dukunglah Ibu Tetap Menyusui Setelah Cuti Melahirkan Habis.
Ingatkan agar ibu berlatih memerah ASI minimal dua minggu sebelum cuti habis. Bantulah ibu melakukannya, misalnya, membantu menyiapkan mangkuk penampung, wadah penyimpan ASI perah, menuliskan tanggal dan jam pemerahan.

Dukunglah Ibu Menyusui Sesering Mungkin di Malam Hari.
Di malam hari tubuh ibu memproduksi lebih banyak hormone prolaktin (hormon yang merangsang produksi ASI). Ayah perlu tahu pentingnya menyusui di malam hari, sehingga tidak menuntut ibu menyusui melayani kebutuhan biologis kita, memang ibu sibuk menyusi dan tidak ingin berhubungan intim


Kesungguhan ayah dalam melakukan kedelapan hal di atas akan sangat mendukung keberhasilan ibu menyusui eksklusif.

Referensi :

ParentsGuide. Vol 5. No 10. Hal 66. Juli 2007.

Tidak ada komentar: